thanks mom ♥


makasih coklatnya bu :*
ibu masih ingat gak? dulu kita makan coklat beginian aja masih dibagi-bagi tapi sekarang, sekarang nikmatin coklat ini sendirian. dulu dibagi-bagikan ke saudara, nenek, bahkan sampai tetangga :D
berbagi itu indah bukan ?
ibu aku kangen denganmu, tapi apakah mungkin ibu pulang besok?
gak mungkin ! jelas gak mungkin. kalau ibu pulang gimana dengan biaya sekolahku?
thanks mom ♥ selama ini ibu sudah membiaya sekolah, kebutuhan dan menuhin apa yang aku minta.
maaf bu jika selama ini eriska banyak minta ini itu, terlalu manja. maaf bu eriska belum bisa membuat ibu bangga. maafkan eriska. eriska ♥ ibu

16.10.12 ♥

fisika for today?
gimana rasanya ngerjain ulangan sendiri itu?
susah, capek, bingung, gak ngerti? iya itu semua aku alami. TAPI aku puas, bangga dengan hasilku sendiri. aku suka prosesnya, karena rumit tapi bikin have fun aja. tapi sayangnya satu nomor saja tidak aku kerjain sendiri *masih nyontek teman* tapi seenggaknya hampir semuanya aku kerjain sendiri. baru kali ini fisika bener-bener bekerja keras. kalau aku nyontek terus trus kapan akiu bisanya? kalo aku tidak berubah mulai sekarang, kapan lagi? CHANGE ! plis eriska lakukan perubahan dan kemajuan. ingat persaingan semakin hari semakin ketat. SEMANGAT !

eriska triana primayasari 
#curhat

15.10.12 ♥

?
apa yang aku dapatkan hari ini? sepertinya ambigu, bingung, gak tau apa-apa, begoo, kurang belajar, malas. Change ! eriska berubah dong. lihat teman-temanmu mereka bisa. kenapa kamu tidak? pengen nangis? enggak malah udah netesin air mata. sakit? enggak, cuma lebih dan lebih sakit ketika mereka sudah melangkah jauh sedangkan aku tertinggal jauh. sampai saat ini aku belum tau dimana, dibidang apa aku lebih unggul dari mereka. sepertinya gak ada kelebihan yang aku miliki sperti mereka-mereka. entah rasanya banyak yang ingin aku ungkapkan tapi entah susah untuk diungkapkan. ya Allah mungkin ini jawaban atas apa yang aku lakukan selama ini.

eriska triana primayasari ~
maaf curhat



Dunia Pendidikan Indonesia Butuh Perubahan

 Kualitas pendidikan di Indonesia semakin hari semakin memprihatinkan.  Hal ini karena :
  •          kualitas guru yang masih dibawah rata-rata
  •          kualitas kurikulum yang masih banyak kekurangan
  •         kualitas infrastruktur pendidikan di Indonesia yang tidak memadai

Kualitas guru di Indonesia

 Masih banyak guru-guru di Indonesia yang belum memenuhi syarat sertifikasi diantaranya harus berpendidikan S1 dan lulus uji kompetensi guru. Ini membuktikan bahwa kualitas guru di Indonesia sangat rendah, padahal  guru adalah orang yang mengantarkan seseorang untuk mencapai kemuliaan, mencapai cita-cita, meraih semua mimpi-mimpi yang telah dibuat. Guru memiliki peranan penting dalam proses belajar siswanya dan mampu melahirkan siswa yang tangguh, siap menghadapi segala tangtangan, perubahan yang begitu hebat dalam kehidupan serta menghadapi segala persaingan yang semakin hari semakin ketat. Sehingga para guru di Indonesia harus melakukan perubahan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Perubahan yang mempu membuahkan hasil yang nyata. Perubahan ini harus didukung oleh guru yang kompetitif dan tidak konservatif.  Perubahan  yang besar dimulai dari hal yang kecil.


Kualitas Kurikulum Pendidikan di Indonesia

Kurikulum di Indonesia belum dapat menghasilkan sesuatu yang nyata. Masih banyak kekurangan disana-sini. Kurikulum seharusnya menjadi pedoman dan pegangan, bukan malah membingungkan para pelaksana di lapangan. Kurikulum di Indonesia harus benar-benar diperbarui, membina para anak bangsa Indonesia dengan sesuatu hal yang baru, memberikan IPTEK yang mampu menghasilkan siswa yang benar-benar siap dan mampu bersaing dengan Teknologi Dunia yang semakin hari semakin mengalami kemajuan. Selain itu haru di imbangi dengan IPTAQ yang kuat, serta attitude atau sikap yang baik. Karena sikap menunjukkan gambaran diri seorang siswa. Pengembangan kurikulum juga tak luput dari kerja keras seorang guru, walaupun kurikulumnya nanti berkembang sebagus apapun jika knowlegde, attitude dan motivasi guru tidak berubah tidak akan mencapai hasil yang maksimal. serta memiliki ketulusan hati dalam mengemban amanah sebagai pendidik.


Infrastruktur Pendidikan di Indonesia

Lagi lagi kata memprihatinkan sering sekali terulang di negara Indonsia tercinta ini, infrastruktur pendidikan di Indonesia masih memprihatinkan terutama di Indonesia bagian timur. Pendidikan masih menjadi barang mahal. Terkadang mereka harus menempuh jarak berkilo-kilo meter tanpa alas kaki dengan kondisi jalan bebatuan. Dengan membawa sebuah buku dan sebuah pensil tanap tas punggung dan makanan. Melihat atau mendengar kondisi yang terjadi di Indonesia Timur sungguh sangat menyayat hati dan pikiran. Seharusnya pemerintah memperbaiki dan meningkatkan kualitas infrastruktur guna meningkatkan kualitas pendidikan juga. Infrastruktur tidak hanya mencakup sarana dan prasarana yang ada di lingkungan sekolah namun juga ifrasturktur jalan dan transportasi yang memadai agar anak dapat bersekolah dengan nyaman, tak perlu lagi berjalan berkilo-kilo meter.

Semoga dunia pendidikan di negara Indonesia semakin hari semakin mengalami kemajuan dan peningkatan. Yang mampu menciptakan siswa-siswa yang unggul, yang siap bersaing dengan Teknologi Dunia yang semakin canggih serta memiliki kedisiplinan yang tinggi. Perubahan yang besari diawali dengan hal yang kecil. Semangat untuk menjadi lebih baik, Indonesia Bisa ! J